6 KEBIASAAN SEHARI – HARI ANAK BIAK

  Guys,, sebelum lebih lanjut membahas tentang kebiasaan anak-anak biak, alangkah baiknya jika kita ulas terlebih dahulu sedikit pengertian dari kata “kebiasaan”, tentunya agar kita lebih mudah mengerti.

So,, kebiasaan merupakan sebuah kata yang di dasari dari kata “biasa”. Suatu hal dapat di katakan menjadi “kebiasaan” , jika hal tersebut (perlaku, sikap pada manusia) di lakukan secara berulang-ulang. Selain itu yang namanya kebiasaan juga selalu identik dengan adat istiadat, peraturan pada satu daerah, yang mengaharuskan seseorang untuk mengikutinya. Dan ada beberpa kebiasaan yang sifatnya turun temurun, yang sudah dilakukan sejak lama kemudian di turunkan kepada generasi selanjutnya. Kata kebiasaan hampir sama dengan kata tradisi, yang mana selalu berkaitan dengan hal-hal yang sering di lakukan. Hanya perbedaannya,  tradisi lebih identik kepada budaya dalam satu daerah. Nah, Di kota biak pun ada terdapat kebiasaan-kebiasaan yang di lakukan oleh masyarakat setempat, mulai dari anak-anak hingga orang tua, yang begitu unik namun nyata. So guyss, langusung saja yuukk kita simak bersama kebiasaan-kebiasaan yang ada di kota biak.

 

1. MAKAN PINANG

Guyss,, buah yang satu ini sepertinya wajib untuk santap setiap hari. Di mana pun, kapan pun, dalam keadaan apapun buah pinang tak pernah lepas dari genggaman orang biak guys. Ibrat kata seorang artis ni guys, buah pinang adalah “Beyonce” dari segala jenis buah di kota biak, hehehehe J. Buah pinang biasa di santap sebagai cemilan hari-hari, dan juga sebagai desserts (makan penutup) untuk masyarakat biak. Perlu di ketahui juga yach guys, buah pinang bukan hanya merupakan ciri khas dari masyarakat biak saja, tapi merupakan ciri khas orang papua. Karena hampir semua orang di papua mengkonsumsinya guys. Filosofinya nich guys, makan pinang, adalah cara untuk lebih mendekatkan seseorang dalam tali persaudaraan yang lebih dekat. Nah, untuk anda  yang ingin mencoba sensasi buah pinang seperti apa,, datang saja ke papua guyss !

 

2. LAMARAN

Lamaran identik dengan sepasang kekasih yang akan mengikat janji suci untuk hidup sebagai sepasang suami-istri. Inti dari lamaran itu sendiri adalah permintaan izin dari pihak keluarga laki-laki kepada pihak keluarga perempuan, untuk melangsungkan pernikahan. Hal ini pasi akan terlihat sama di berbagai derah, namaun yang membedakan lamaran tersebut adalah tata cara melangsungkan lamaran dari berbagai daerah.

Guys, sama halnya dengan daerah lain, kota biakpun memiliki tata cara lamarannya sendiri. Nah, dibiak paling seru adalah ketika melihat proses lamarannya guys,, sampai-sampai oleh orang sekitar di jadikan sebagai tontonan gratis,, hehehe J. Ketika ingin melamar,  “Kabor” begitulah panggilan untuk laki-laki muda biak, mengumpulkan semua keluarga dan teman-teman sebanyak mungkin untuk proses lamaran. Mengapa guys ?. Dibuatuhkan orang yang banyak untuk melamar karna orang-orang tersebut akan di suruh untuk memegang benda, makanan atau sesuatu untuk di bawa melamar “Insos”( panggilan untuk perempuan muda biak). Dan perlu di ketahui guys, dalam proses lamaran tersebut, rombongan mempelai pria tidak langsung menuju ke rumah mempelai wanita, tetapi perlu jarak beberpa meter dari rumah mempelai wanita, untuk rombongan mempelai pria kemudian ber jalan, bernyanyi dan menari menuju rumah mempelai wanita, hingga mempelai pria tiba di rumah mempelai wantia untuk langsung melamar.  Gitu guys,, seru kan..

 

3. KUMPUL BARENG (NONGKRONG)

Guys,, yang namanya ngumpul bareng, mungkin sudah menjadi kebiasaan bagi semua orang. Dari anak-anak, remaja, bahkan orang dewasapun senang sekali jika sudah bertemu dengan teman sebayanya untuk ngobrol. Nah, orang biak, terutama anak-anak muda biak nich guys, ternyata paling hobi yang namanya ngumpul bareng. Apalagi kalau malam minggu tiba, hampir saya pastikan di setiap sudut kota biak di penuhi anak-anak muda. Tempat keramat dan wajib di kunjungi anak-anak biak untuk nongkrong salah satunya adalah di Jln. Imam Bonjol. Alasannya karena jalan ini merupakan pusat perbelanjaan dan juga merupakan pusat keramaian di kota biak dari tahun ke tahun. Selain di Jln. Imam Bonjol, tempat keramat lain yang wajib di kunjungi adalah tempat yang di sebut anak biak “Jalur Dua”. Dengan tatanan jalan yang cukup luas, dengan batasan jalan di tengah dan tersedianya tempat duduk di sepanjang jalan tersebut, menjadikan “Jalur Dua” ini sebagai salah satu tempat yang cukup ramai di kunjungi oleh anak-anak biak hampir setiap malam, apalagi di tambah dengan terangnya lampu jalan yang di sediakan oleh pemerintah setempat, di jamin makin seru acara nongkrong barengnya guys.

 

4. MENARI (DANCE)

Kebiasaan lain yang tak kalah menarik dari anak-anak biak adalah menari atau dance. Dan menurut saya kebiasaan yang satu ini adalah kebiasaan yang sangat-sangat positif yang membawa dampak luar biasa bagi budaya biak, dan juga membawa dampak yang baik bagi masa depan anak-anak biak. Berawal dari kebiasaan menari yang di lakukan orang biak dalam setiap melansungkan acara pernikahan atau acara apapun, sekarang menari sudah menjadi salah satu seni yang sangat di minati anak muda biak, yang tentunya sudah menorehkan prestasi yang luar biasa. Dengan penuh semangat anak muda biak terus berinovasi, dan sealau mencoba membuat, dan mengkombinasi gerakkan demi gerakkan untuk mewujudkan sebuah konsep tari yang indah. Bahkan sekarang seni tari tradisional biak ini, oleh anak muda biak telah dipadupadankan dengan seni tari modern yang sangat indah untuk di pandang, apalagi dengan kelenturan tubuh anak muda biak yang semakin menambah keindahan tarian/ dance tersebut. Dan tidak main-main, anak muda biak sudah membuktikan kemampuannya dalam bidang menari, dengan mengikuti kontes-kontes menari, dan tentunya meraih kemenangan yang cukup memuaskan.

Nah, kalau sudah pintar menari, pastinya harus ada tempat untuk latihan menari donk guys. Yuppss, anak biakpun punya cara dan tempat sendiri untuk dapat melakukan latihan menari/dance. Biasanya anak muda biak berlatih di seputaran jalan imam bonjol, dimana dari masing-masing kelompok dance, menunjukkan kemampuan menarinya secara bergantian, yang di jamin seru pake bwanget guyss. Untuk kalian yang penasaran keseruaannya seperti apa, datang saja tiap malam minggu di seputaran imam bonjol, seruuu coyy.

 

5. RENANG

Renang/ berenang merupakan kebiasaan yang slalu dan pasti akan di lakukan oleh anak muda biak. Bukan hanya anak muda saja guys, namun anak kecil, remaja, sampai orang tua paling suka sama kebiasaan yang satu ini. Maklum saja guys, biak adalah salah satu daerah yang di kelilingi oleh pantai yang keberadaannya tidak terlalu susah untuk di datangi. Bahkan nich guys, di biak, ada beberpa tempat tinggal masyarakat yang berada sangat dekat di tepi pantai. Untuk itu tak heran, orang-orang biak paling jago yang namanya berenang. Nah, untuk anda yang ingin belajar berenang, yachh,, sesekali datang kebiak dech, di jamin seru. Selain itu guys yang paling penting, berenang ataupun baru belajar berenang di kota biak, sama sekali tidak makan banyak biaya, bahkan nich guys bisa di bilang “GRATIS COY”.

 

6. Selfie

Ini dia kebisaan yang sekarang paling-paling sering di lakukan oleh anak-anak biak. Tidak terbatas, berapapun usia mereka, yang penting tetap exis dengan gaya dan style masing-masing. Tak mau ketinggalan jaman, anak-anak biakpun punya gaya sendiri dalam mengekspresikan diri mereka ketika sudah berhadapan dengan kamera. Tak kalah keren gaya mereka dengan anak-anak ibu kota, yaitu dengan ciri khas kulit hitam, rambut kerinting, tapii tetap mwaannniissss pake bwanget.. heheheJ. Dimanapun, kapanpun, dalam keadaan apapun,, yang penting “Selfie” ajha dulu dech..!!!

 

 

Kebiasaan merupakan hal yang pasti akan selalu di lakukan. Namun sebagai manusia yang di ciptakan memiliki akal sempurna, kita di tuntut untuk lebih jeli dalam memilih kebiasaan-kebiasaan yang dapat menguntungkan kita atau malah dapat merugikan kita. Untuk itu kebiasaan yang kurang atau berdampak buruk bagi kita, lebih baik jangan di teruskan yach guys, tapi jika kebiasaan kita berdampak baik dan membuat kita berprestasi, akan lebih baik untuk kita terus mengembangkannya.

 

Ok guyss,, semoga bermanfaat yachh. Tinggkkyuuuu. 😀

By :Dwi Ayu Kusumowati Masani

Comments are Closed